SELAMAT JALAN BAPAK DEMOKRASI
Diakhir tahun 2009 tanggal 30 Desember jam 18.45 WIB bangsa Indonesia kehilangan bapak bangsa yaitu KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dus. Dengan wafatnya beliau, kita sebagai warga Indonesia tentunya merasa kehilangan. Semoga rasa kehilangan ini tidak sesaat saja tetapi dapat mengingatkan kita tentang jasa-jasa, karya-karya, pemikiran-pemikiran beliau, lebih-lebih dapat diterapkan untuk kebaikan bangsa Indonesia. Pemikiran-pemikiran Gus Dus dengan caranya sendiri memang kadang kontroversional, mungkin itu suatu lompatan pemikiran yang berguna dimasa depan, yang belum bisa dipahami secara umum pada saat itu. Gus Dus adalah salah satu bapak demokrasi Indonesia, bapak bagi kaum minoritas, menjunjung tinggi plurarisme yaitu dengan membolehkannya kembali budaya etnis tionghoa tampil dimuka umum, memberi pencerahan hubungan antar agama dan negara. Selamat jalan Gus Dus semoga dedikasi jiwa dan ragamu bermanfaat bagi bangsa Indonesia.

