27 July 2009

JENIS-JENIS KEBENARAN

Kasus pernikahan dibawah umur syekh Puji banyak mendapat perhatian dan menjadi bahan yang menarik di Media massa samapi infotainment. Kasus ini membawa Syekh Puji ke Tahanan yang didukung oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Menurut hukum negara, menikahi gadis dibawah umur adalah suatu pelanggaran atau perbuatan melawan hukum. Sedangkan menurut syekh Puji pernikahannya adalah sah menurut hukum Agama. Karena agama Islam diakui oleh negara maka pernikahnnya secara sirri sah juga.

Ada kasus lagi di Bandara Soekarno-Hatta, Sepuluh anak berusia 10 hingga 13 tahun itu ditangkap karena kedapatan bermain judi koin. selama satu bulan mereka ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Tangerang, Banten. Menurut Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak, Ariest Merdeka Sirait, menilai polisi yang menahan sepuluh anak karena kedapatan berjudi salah prosedur dan melanggar hak anak. Ariest mengatakan, selama satu bulan ditahan mereka tak didampingi kuasa hukum. Bahkan, upaya orangtua mereka agar anak-anak tidak ditahan agar bisa bersekolah tidak dikabulkan polisi.


Kita sering melihat atau melakukan perbuatan yang kita dianggap sudah benar, tapi kadang menurut orang tidak benar, keadaan ini bisa menjadikan kita bingung mana yang benar.

Disini tidak membahas mengenai mana yang benar, tapi ternyata benar itu ada banyak macam, tergantung melihatnya dari sisi yang mana. Apabila kalau sudah menyangkut antara orang tua dan anak atau orang yang lebih tua atau anak muda, pasti anak muda kalah dengan kata-kata ampuh orang tua yaitu : “ orang tua itu sudah pernah muda tapi anak muda belum pernah jadi orang tua. Orang tua sudah sudah banyak makan asam garam/pengalaman.”

Melihat kasus-kasus yang ada ternyata terdapat banyak ragam kebenaran :

  1. benar yang hakiki, kebenaran ini hanya milik sang pencipta.
  2. benar menurut agama, kebenaran yang diyakini oleh, agama. Karena di dunia banyak macam agama, sesuatu menurut agama A benar belum tentu benar menurut agama B.
  3. benar menurut ilmu pengetahuan, kebenaran ilmu yang digali melalui dasar-dasar pemikiran manusia. Kebenaran ini dapat dibuktikan teori-teori dan akan terus diyakini benar apabila belum ada teori atau fakta yang dapat menyanggah. Dengan ilmu dapat menerangkan fenomena-fenomena yang ada di alam semesta ini. Dengan ilmu, hal-hal yang pada awalnya dianggap suatu ramalan, suatu klenik, suatu yang gelap, dapat menjadi jelas kalau sudah dapat diteorikan. Teori yang sudah ada kadang kala kurang pas kalau diprakteknya, ini bisa terjadi karena syarat-syarat terbentuknya teori tidak sama dengan kondisi nyata/praktek. Pada kondisi ini teori/ilmu lama dapat diperbaharui apabila sudah ditemukan teori baru yang dapat merumuskan semua kondisi.
  4. benar menurut negara. Didunia jumlah banyak sekali ± ada 195 negara. Semua negara punya aturan sendiri, dan ini bisa berbeda tiap negara.
  5. benar menurut masyarakat umum (wilayah, adat, suku). Setiap suatu wilayah mempunyai adat kebiasaan berbeda-beda, hal biasanya berdasarkan budaya atau adat istiadat setempat. Suatu bahasa dari satu daerah dengan daerah lain bisa mempuanyai arti yang berlainan dan kadang dianggap suatu hal yang tabu untuk dibicarakan.
  6. benar menurut diri sendiri, benar yang ini berkaitan dengan diri pribadi orang per orang. Benar menurut seseroang belum tentu benar menurut orang lain, karena berdasar ego masing-masing
  7. benar karena kebetulan, benar ini berdasakan pada sesuatu yang tidak jelas, kabur atau malah ngawur, tetapi hasilnya bisa dianggap benar oleh orang lain.
READ MORE - JENIS-JENIS KEBENARAN

01 June 2009

ADA APA DENGAN BULAN MEI

Apa istimewanya bulan mei dibanding dengan bulan yang lainnya. Bagi taman bacaan ibuku bulan mei sangat istimewa karena pada bulan ini tahun 2008 (hari kamis wage tanggal satu) diadakan pengenalan taman bacaan kepada masyarakat sekitar. acara launching mengundang tokoh masyarakat yang peduli dengan minat baca dan belajar, para pemuda, juga pengurus karang taruna desa Loram wetan dan pengurus karang taruna kabupten Kudus. Sebenarnya launching ini adalah suatu rencana yang tertunda berkali-kali, tidak hanya berganti bulan tapi sampai berganti tahun. Ternyata untuk mengenalkan kepada masyarakat butuh niat dan keberanian yang kuat.

Di dalam bulan mei juga ada hari penting yang lainnya. Diantaranya : 1 mei bertepatan dengan hari buruh sedunia (mayday), tanggal 2 mei bertepatan dengan hari pendidikan nasional, 13-15 mei (1998) ada peristiwa kerusuhan mei yang menandai puncak tidak kepercayaan rakyat terhadap orde baru, 20 mei (1908) hari kebangkitan nasional, 21 mei (1998) lengsernya tokoh orde baru, 29 mei hari menyemburnya lumpur lapindo (29 mei 2006), 29 mei lagi hari lansia.

Kalau kita lihat dalam satu bulan ada banyak peristiwa, kadang dalam satu minggu ada 2, apakah hari-hari itu perlu diperingati atau biasa-biasa saja, atau perlu diliburkan, atau sebagai pengingat tiap tahun kita perlu intropeksi.

May day pasti diperingati oleh para buruh di dunia termasuk di Indonesia. May day Di Indonesia mulai marak setelah rezim orde baru tumbang, dengan mengadakan demo besar-besaran menuntut perbaikan penghasilan.

Hari pendidikan nasional yang jatuh pada tanggal 2 mei ternyata masih ada hari-hari peringatan lain yang berhubungan dengan pendidikan yaitu hari membaca nasional, hari buku nasional, hari aksara, gerakan nasional membaca Koran. Bagi seorang pelajar harus tahu atau berlalu begitu saja yang penting terus belajat dan belajar. Pada tahun 2009 ini menteri pendidikan sedang gencar mengiklankan pendidikan gratis, tapi pada kenyataan tidak semu sekolah gratis dan aturan tidak jelas. Ada kisah nyata di kota semarang, seorang anak smp tidak dapat mengikuti UN gara-gara menunggak spp, padahal UN itu dibiayai oleh Negara. Setelah kasus ini mencuat ke media massa, kepala sekolah dipanggil kepala dinas pendidikan dan anak smp itu diperbolehkan mengikuti UN susulan. Satu lagi kisah yang menggelikan, ada sekolah di salah satu kabupaten di Jawa tengah menarik sumbangan bulanan ke murid-muridnya dengan sukarela (boleh nyumbang boleh tidak), tapi tiap batas tanggal pemberian sumbangan diadakan do’a bersama dengan salah satu isi do’a yaitu murid yang tidak menyumbang orang tuanya memang benar-benar miskin.

13-15 mei 1998, ini adalah sejarah hitam bangsa Indonesia setelah peristiwa g30s, berapa jumlah korban tidak jelas mungkin ribuan, orang-orang hilang tak tahu dimana keberadaanya masih hidup atau sudah meninggal, kasus yang masuk ke meja hijau tidak pernah menyentuh dalang kerusuhan.

20 mei, hari kebangkitan nasional. Tahun lalu saat 100 tahunnya diperingati besar-besaran, tahun ini kalah dengan hiruk pikuk pileg dan pilpres, atau sudah bosan, atau sudah lupa, atau malu gak bangkit-bangkit. Tapi yang pasti pada bulan-bulan ini yang lagi bangkit yaitu Kuburan dengan lupa-lupa ingatnya.

21 mei 1998, tanggal ini ada peristiwa besar yaitu berakhirnya rezim orde baru ditandai dengan lengsernya sang presiden, berganti dengan era reformasi. Satu hari sebelumnya diadakan demo diseluruh kota besar di Indonesia dengan damai. Peristiwa penting ini tidak terkawal dengan baik, kenyataan yang memegang kendali pemerintahan tetap orang-orang orde baru yang berganti baju.

29 mei 2006 lumpur lapindo membawa bencana bagi warga sidoarjo, ini sebuah bencana atau kecerobohan manusia, siapa yang boleh menentukan. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda lumpur berhenti menyembur.

Tanggal 29 mei merupakan hari lansia, semoga pada tanggal ini yang sudah lansia merasa diri, tidak selalu mengejar kepentingan duniawi, tapi dapat merenung dan mempersiap diri menuju dunia yang kekal abadi. Bagi yang muda memberi perhatian kepada lansia, karena suatu saat nanti yang muda juga mengalami menjadi lansia.

Satu lagi keistimewaan bulan mei, pada bulan mei kita dapat mengetahui kapan tahun baru (bulan januari) pada tahun berikutnya dan ini pasti. Karena bulan mei tahun ini sama jumlah tanggalnya yaitu sampai dengan 31 , sama juga tanggal satu jatuh pada hari apa dengan bulan januari pada tahun berikunya. Dan ini berlaku seterusnya.

READ MORE - ADA APA DENGAN BULAN MEI

08 May 2009

CARI KERJA Tanpa Modal

Berikut tips mudah cari kerja tanpa modal garansi 200%

  1. jangan lulus kuliah duluan maksimal jeda 2th dari teman2 anda
  2. jangan takut tidak lulus...apalagi anda kuliah di swasta pasti lulus dijamin
  3. biarkan teman2 anda yang lulus duluan sibuk berlangganan koran, sibuk melamar kerjaan sana sini, sibuk cari lowongan di internet
  4. jalin pertemanan yang erat dengan mereka yang sudah lulus kuliah duluan atau minimal anda tahu nomor hp/rumahnya & pernah datang ke rumahnya
  5. setelah anda lulus lakukan gerilya sms ke semua teman anda yang sudah lulus & bekerja di sebuah perusahaan
  6. jangan beli pulsa..pinjem aj hapenya ortu buat SMS temen2 yang sudah bekerja
  7. tanyalah kepada mereka apakah ada lowongan, perekrutan, penambahan, dan lain sebagainya menyangkut perusahaan dimana mereka bekerja
  8. dijamin info yang anda dapatkan tak akan pernah ada di media massa baik lokal maupun nasional
  9. usahakan mendapatkan referensi yang baik & meyakinkan dari teman anda untuk mendongkrak status serta kelayakan anda di mata perusahaan/team recruitment/team wawancara kerja perusahaan
  10. kirim segera sebanyak-banyaknya terhadap semua info lowongan yang diberikan teman-teman anda dan jangan lupa cari tahu serta dapatkan dengan gratis tips & trik wawancara agar lolos dari pengalaman teman anda ketika mereka pertama kali masuk perusahaan tersebut

Terbukti lebih dari 83 teman yang saya sarankan tips di bawah ini berhasil & sukses kerja
READ MORE - CARI KERJA Tanpa Modal

04 April 2009

KIAMAT MENURUT TERMOKIMIA

Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan (energi alam semesta adalah kekal). Kalor reaksi ialah energi yang berpindah dalam sistem ke lingkungan (melepaskan panas/ pada reaksi eksotermis) atau dari lingkungan ke sistem (pada reaksi endotermis) agar suhu sistem sebelum dan sesudah reaksi sama.

Asas kekekalan energi (Hukum I Termodinamika):

Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan dan hanya dapat berpindah dari satu wujud ke wujud lainnya. Dengan demikian energi alam semesta tetap.

Termokimia membahas hubungan antara kalor dengan reaksi kimia atau proses-proses yang berhubungan dengan reaksi kimia. Dalam prakteknya termokimia lebih banyak berhubungan dengan pengukuran kalor yang menyertai reaksi kimia atau proses-proses yang berhubungan dengan perubahan struktur zat. Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha sedangkan kalor adalah bentuk energi yang intensitasnya disebut temperatur/suhu. Dalam reaksi-reaksi kimia, baik yang terjadi di laboratorium atau dalam kenyataan sehari-hari, perubahan energi yang terjadi pada umumnya adalah perubahan kalor (panas).


A. Sistem dan Lingkungan
Segala sesuatu yang menjadi pusat perhatian dalam mempelajari perubahan energi disebut sistem, sedangkan hal-hal diluar sistem yang membatasi sistem dan mempengaruhi sistem disebut lingkungan. Berdasarkan interaksi dengan lingkungan sistem dibedakan menjadi 3 macam : Sistem Terbuka, Sistem Tertutup dan Sistem Terisolasi


B. Arah Proses
Berdasarkan kespontanan suatu proses dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :


1. Proses Spontan
Proses spontan adalah suatu proses yang berlangsung satu arah, sistem dan lingkungan tidak berada dalam kesetimbangan. Proses-proses ini terjadi dengan sendirinya.

Contoh : air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah.


2. Proses tidak spontan
Proses tidak spontan adalah kebalikan dari proses spontan yaitu suatu proses yang dapat berlangsung karena adanya pengaruh dari luar sistem. Sistem dan lingkungan selalu berada dalam keadaan kesetimbangan. Contoh : kendaraan yang berjalan pada jalan yang menanjak.

Suatu reaksi kimia berlangsung spontan atau tidak spontan dapat ditentukan dengan melihat 3 fungsi keadaan (suatu fungsi yang hanya bergantung pada keadaan awal dan akhir reaksi tanpa melihat jalan yang telah ditempuh reaksi), yaitu :


1. Entalpi (H)

Energi dalam yang disimpan suatu sistem tidak dapat diketahui dengan pasti, yang dapat diketahui adalah besarnya perubahan energi dari suatu sistem bila sistem tersebut mengalami suatu perubahan. Perubahan yang terjadi pada suatu sistem akan selalu disertai perubahan energi, dan besarnya perubahan energi tersebut dapat diukur. Oleh karena itu, perubahan entalpi suatu sistem dapat diukur bila sistem mengalami perubahan. Suatu perubahan entalpi suatu sistem dinyatakan sebagai selisih besarnya entalpi sistem setelah mengalami perubahan dengan besarnya entalpi sebelum mengalami perubahan yang dilakukan pada tekanan tetap. ΔH = HAkhir – Hawal

Suatu proses yang spontan akan memiliki energi yang lebih rendah dibanding sebelum bereaksi. Dengan demikian reaksi spontan ΔH <0 reaksi tidak spontan ΔH> 0.

Perubahan Entalpi Standar (ΔH0)

Keadaan standar pengukuran perubahan entalpi adalah pada suku 298 K dan tekanan 1 atm. Beberapa jenis perubahan entalpi standar, yaitu :

a. Perubahan entalpi pembentukan standar (ΔHf0)
Merupakan perubahan entalpi yang terjadi pada pembentukan 1 mol suatu senyawa dari unsur-unsurnya yang paling stabil pada keadaan standar. Satuan entalpi pembentukan standar adalah kilojoule per mol.

b. Perubahan entalpi peruraian standar (ΔHd0)
Merupakan perubahan entalpi yang terjadi pada peruraian 1 mol suatu senyawa dari unsur-unsurnya yang paling stabil pada keadaan standar. Besarnya entalpi peruraian merupakan kebalikan dari entalpi pembentukan standar maka harganya akan berlawanan tanda.

Contoh :

Jika ΔHf0 H2O (g)= -240 kJ/mol maka ΔHd0 H2O = +240 kJ/mol dan persamaan termokimianya adalah H2O à H2 (g) + ½ O2 ΔH = +240 kJ/mol

c. Perubahan entalpi pembakaran standar (ΔHc0)
Merupakan perubahan entalpi yang terjadi pada pembakaran 1 mol suatu zat secara sempurna.


2. Entropi (S)

Entropi adalah derajat ketidakteraturan sistem. Semakin besar ketidakteraturan maka harga entropi makin besar dan sebaliknya. Suatu proses yang spontan akan mengalami kenaikan entropi dan sebaliknya. Jadi untuk proses spontan ΔS > 0 dan tidak spontan bila ΔS <0> 0. bila ΔG = 0 maka terjadi keseimbangan antara sistem dan lingkungan.

Pada termperatur dan tekanan konstan, perubahan entalpi, energi bebas dan entropi untuk proses apa saja dihubungkan dengan persamaan :

ΔG = ΔH – TΔS

C. Perubahan Enegi Bebas Alam semesta

ΔG = ΔH – TΔS

Bila reaksi berlangsung spontan ΔH = -q

Ditinjau dari lingkungan ΔH­­­sistem = -q sistem = +q lingkungan = -ΔH lingkungan

Ditinjau dari sistem kesetimbangan ΔG = 0

Maka ΔH – TΔS = 0

ΔS = ΔH/T = - q sistem/T

ΔHlingk = TΔSlingk

ΔSlingk = ΔHlingk/T = q sistem/T

ΔG sistem = ΔH sistem – TΔS sistem

ΔH­­­sistem = - ΔHlingk , ΔHlingk = TΔSlingk, ΔH­­­sistem = - TΔSlingk

Jadi

ΔG sistem = - TΔSlingk – TΔS sistem

= - T ( ΔSlingk + ΔS sistem )

= - T ( ΔSalam semesta )

Suatu proses terjadi secara spontan bila ΔG sistem = - (negatif), untuk mendapat nilai ΔG sistem <> 0, sedangkan ΔS = ΔSakhir – ΔSawal maka ΔSakhir > ΔSawal


Penerapan Hukum Termodinamika II dalam skala maha besar pada sistem yang terisolasi terbesar yang dapat dibayangkan, yakni alam semesta. Dengan menerapkan Hukum Termodinamika II diketahui efek keseluruhan netto untuk proses alamiah ialah menaikkan entropi. Akibat akhir adalah suatu kekacau-balauan maksimal, suatu kondisi yang dirujuk secara meramal sebagai kematian panas dari alam semesta. Yang diterangkan dalam Q.S. Al Qiyaamah, 75;6-15 : “Bilakah hari kiamat itu? Maka apabila mata terbelalak (ketakutan) dan apabila bulan telah hilang cahayanya, dan matahari dan bulan dikumpulkan, pada hari itu manusia berkata: “kemana tempat lari?”, ”Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya, bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.” Pada Q.S. Al Qaari’ah 101;1-5 “Hari kiamat, apakah hari kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari kiamat itu? Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.” Pada Q.S. An Anbiyaa 21;104 “Pada hari Kami menggulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.


1. ANALISIS

Bahwasanya semua kejadian di alam semesta tidak terjadi dengan serta merta atau berjalan semaunya. Dari hal terkecil yaitu atom suatu unsur sampai tata surya mengikuti aturan-aturan yang telah diketahui manusia atau yang belum dan itu semua mengikuti aturan-aturan Allah SWT. Seperti pada Q.S. AL Hajj 22;18 “Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia?” dan pada Q.S. Al Insyqaaq 84;1-5 “Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh, dan apabila bumi diratakan, dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong, dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya).”

Dengan mempelajari materi diatas dalam kehidupan kita tidak begitu saja bebas menurut kemampuan dan kemampuannya yang dapat meningkatkan entropi alam semesta (alam semesta tidak teratur). Dalam : Q.S. Al A Raaf 7;142 “Janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan.”

Dengan memahami Hukum Termodinamika I, dalam kehidupan sehari-hari kita dituntut untuk mampu menggunakan energi dengan hemat karena energi tidak dapat diciptakan dan diharapkan bisa menemukan sumber-sumber energi alternatif.


2. KESIMPULAN

Dengan mempelajari ilmu kimia tidak hanya diperoleh ilmu pengetahuan tetapi juga dapat diperoleh nilai-nilai Islami, melalui aspek afektif bahwa untuk menuju keteraturan (kebaikan) itu butuh usaha dan harus terus diusahan (ada pengaruh diluar sistem/diluar diri ) untuk berlangsungnya proses ini harus dalam keseimbangan atau ada hubungan timbal balik antara diri dan lingkungan. Q.S. An Naml 27;89 :

“Barangsiapa yang membawa kabaikan, maka ia memperoleh (balasan) yang lebih baik daripadanya, sedang mereka itu adalah orang-orang yang aman tenteram daripadanya kejutan yang dasyat pada hari itu”

Sedangkan untuk menuju ketidakteraturan (keburukan) sangat mudah dilakukan karena dapat berlangsung spontan. Dalam Q.S. An Naml 27;90 :

“Barangsiapa yang membawa kajahatan, maka disungkurkanlah muka mereka ke dalam neraka. Tiadalah kamu dibalasi, melainkan (setimpal) dengan apa yang dahulu kamu kerjakan”. Q.S. An Naml 27;89 dan 90 meneerangkan bahwa bahwa perbuatan yang membawa kebaikan dan keburukan (kejahatan) akan ada efeknya (mendapat balasan).
READ MORE - KIAMAT MENURUT TERMOKIMIA

20 March 2009

DILEMA, SIAPA YANG HARUS BERPERAN AKTIF ?

Menurut kabid Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Disdikpora ………………, faktor pendukung berkembang atau tidaknya taman baca : 1. Greget peminat taman baca; 2. Minimnya dana pengembangan; 3. Semangat komitmen pengurus taman baca. Untuk masalah dana dapat diatasi dengan memperluas informasi, lantaran beberapa program, di dinas terkait menyediakan informasi tentang pendanaan taman baca. Misalnya dari pemerintah pusat. Begitu juga dengan bantuan pembagian buku, yang terkadang juga menjadi program dari dinas terkait hanya memang tidak setiap bulan. Bantuan dana juga tidak selamanya ada, namun setiap ada bantuan, jumlahnya terbilang lumayan besar untuk pengembangan taman baca, bernilai Rp. 5 juta sampai Rp. 10 juta. Untuk pemkab, pengusulan anggaran khusus taman baca belum pernah diusulkan. Ini menyangkut greget masyarakat di Kudus yang kurang berminat berkunjung ke taman baca. Tidak adanya greget harus didukung pengurus yang kreatif. Karena peminatnya kurang sehingga anggarannya pun belum secara khusus pernah kami usulnya (dikutip dari Jawa Pos/Radar Kudus, 15 Maret 2009).

Sebagai pihak pengurus taman bacaan yang dikelola swadaya sangat senang ada berita mengenai ada dana dari pemerintah. Timbul pertanyaan bagaimana cara mendapatkan dana ? haruskah dengan membuat proposal yang bertele-tele ? ada tidak panduan dari pihak dinas ? berapa lama yang dibutuhkan untuk mengajukan permohonan dana ? kepada siapa saja yang harus dimintai tanda tangan ? bisa tidak mengurus surat permohonan di luar jam kerja, misalkan pada sore atau malam hari ? dari daftar pertanyaan diatas adalah kendala pengurus taman bacaan untuk dapat mendapatkan dana dari pemerintah, karena pengusulan permohonan dana membutuhkan waktu tidak cukup satu hari. apalagi pada jam kerja, pengurus taman bacaan juga butuh kerja untuk menyambung hidup, inilah dilema yang dihadapi. Disatu disisi pemerintah menyediakan dana, disatu sisi pengurus perlu kerja untuk menghidupi keluarga dan juga terus memikirkan kelangsungan taman bacaan yang juga butuh dana.

Kutipan artikel diatas pengolala juga dituntut untuk kreatif dan semangat berkomitmen untuk perkembangan taman bacaan, pengelola taman bacaan yang nyata-nyata swadaya masih dituntut, bagaimana dengan bagian Pendidikan Nonformal dan Informal Disdikpora yang nyata-nyata pekerjaannya sehari-hari dan digaji pemerintah seharusnya dituntut lebih banyak agar taman bacaan ada di setiap Desa, tiap RW atau malah tiap RT, juga banyak peminatnya. Bagaimana juga tahu peminat taman bacaan kurang kalau taman bacaan tidak ada, yang ada saja tidak dipantau atau diurus dan didorong untuk berkembang.

Sejak awal pengelola taman bacaan ibuku bertekad untuk mengelola secara swadaya, tidak mencari bantuan secara resmi, hanya mengandalkan jaringan tertemanan saja, sehingga tidak membutuhkan surat menyurat yang tertele-tele hanya bermodal kepercayaan. Mencari bantuan secara resmi baru diusahakan jika buku yang dimiliki sudah terdata semua, sirkulasi peminjaman sudah tertata dan administrasi taman bacaan sudah mantap. Hal ini untuk pembelajaran pengelolaan terlebih dahulu, dengan buku yang dimulai dari sedikit pengelolaan lebih mudah, juga belajar mengenai perilaku para anggota, sehingga nanti kalau mendapat bantuan buku banyak sudah punya bekal untuk mengelola.

Bagaimana jalan yang harus dicari agar minat baca masyarakat meningkat dan taman bacaan minimal ada di tiap desa, dikelola dengan baik, tidak asal ada papan nama aja, tapi kegiatan tidak jelas. Kita semua harus prihatin Indonesia berada pada peringkat 96 untuk minat baca di dunia dan peringkat 107 untuk Human Development Index (HDI) dibawah Vietnam (105), Filipina (90), Thailand (78), Malaysia (63), Brunei Darussalam salam (30) dan Singapura (25) menurut UNDP tahun 2007/2008. Pengukuran Human Development Index merupakan perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan, dan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. HDI digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang, atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup. Hasil ini jelas sekali mengindikasi bahwa belum maksimalnya kualitas bangsa ini, dan salah satu faktornya belum maksimalnya angka melek huruf.

Untuk dapat meningkatkan minat baca diperlukan peran serta semua unsur, paling utama dalam keluarga sendiri yaitu bapak dan ibu : yaitu dengan 1. untuk menyempatkan waktunya untuk mengenalkan bahan bacaan misalnya dongeng, cerita anak, atau kisah-kisah orang-orang terkenal pada anak-anaknya; 2. membuat jadwal membaca atau belajar pada malam hari dengan mematikan televisi; 3. mengajak anak-anak berkunjung ke perpustakaan/taman bacaan/toko buku rutin tiap minggu atau satu bulan sekali; 4. Mengenalkan pada tokoh-tokoh masa kini yang berhasil terutama yang berkaitan dengan membaca dan menulis. Kondisi diatas dapat dipenuhi untuk keluarga yang dari sisi ekonomi sudah berkemampuan dan punya kesadaran bercerita dan membaca. Untuk keluarga dari sisi ekonomi kurang mampu membutuhkan peran serta dari pemerintah atau pegawai yang membidangi tugas pendidikan untuk dapat membuat taman bacaan yang mendekat masyarakat dengan memberdayakan karang taruna. Kita tidak tahu minat baca masyarakat tinggi atau rendah kalau tidak ada taman bacaan, dengan adanya taman bacaan dapat menarik minat masyarakat khususnya anak-anak untuk datang membaca.

Terima kasih kepada teman-teman yang sudah mengusahakan atau menyumbangkan buku-bukunya dan terima kasih sekali lagi kepada teman-teman yang sudah menyumbang rutin dalam bentuk uang setiap bulan yang sangat berarti untuk kelangsungan taman bacaan, sehingga buku-buku baru tiap bulan selalu ada. Sumbangan rutin tiap bulan sangat berarti sekali bagi pengurus taman bacaan.
READ MORE - DILEMA, SIAPA YANG HARUS BERPERAN AKTIF ?

  © Blogger template 'External' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP