31 January 2009

FLASH DISK BENTUK BENDA DARI KEBENARAN DALIL SHODAQOH

Dalil-dalil tentang shodaqoh bertentangan dengan prinsip ekonomi, dimana kita memberi akan mendapatkan balasan/imbalan yang berlipat-lipat dan hasil tidak tampak sekaligus. Sedangkan prinsip ekonomi yaitu dengan usaha/modal sekecil-kecilnya mendapatkan hasil sebesar-sebesarnya.

Untuk dapat menerangkan kebenaran shodaqoh digunakan matematika (bilangan biner) dan surat Al Ikhlas.

Surat Al Ikhlas sangat unik dibanding dengan surat-surat yang lain. Kalau surat yang lain antara nama surat dengan isi pasti ada kaitan. Surat ini menerangkan tentang keesaan Allah. Sedang ikhlas sendiri banyak diterangkan dalam surat-surat yang lain. Memahami tentang ikhlas sangat sulit sekali, bagi seorang makhluk, ikhlas atau tidak hanya diri kita sendiri yang tahu. Hanya sekedar contoh, sebenarnya kita belajar ihklas atau melaksanakan keikhlasan setiap hari, setiap pagi sebagian besar kita melaksanakannya yaitu “mengisi NG”. Proses mengisi ini kita lakukan sebagai rutinitas, bagi orang yang sehat ini hal yang biasa, bagi yang tidak bisa melakukan, sangat menyiksa dan menjadi penyakit. “mengisi” sesuatu kegiatan yang enak saja dilakukan, kita kehilangan tapi kita bahagia menjadikan tubuh bersih. Kembali ke surat Al Ikhlas, adalah sebuah surat yang berbicara tentang ke-ikhlasan, yang sepenuhnya berisi tentang penegasan kemurnian keesaan Allah SWT. Dan benar, kalau dikatakan sudah ikhls berarti sudah bersih, bersih dari segala hal yang mengotori tauhid, yaitu syirik.

Melambang surat Al Ikhlas :
Keesaan = 1
Ikhlas, bersih = 0

Bilangan Biner
Kita pasti, atau paling tidak melihat bahasa mesin/komputer yang terdiri dari 0 dan 1 saja yang terus berjajar. Misalnya 00010001110000. nol dan satu ini merupakan sistem bilangan biner. Apa yang kita pergunakan sehari-hari adalah bilangan berbasis sepuluh, yang terdiri dari sepuluh bilangan dari 0 s.d 9.





Penulsan bilangan 1 sampai 64 dengan sistem biner
1 1 9 1001 17 10001 25 11001
2 10 10 1010 18 10010 26 11010
3 11 11 1011 19 10011 27 11011
4 100 12 1100 20 10100 28 11100
5 101 13 1101 21 10101 29 11101
6 110 14 1110 22 10110 30 11110
7 111 15 1111 23 10111 31 11111
8 1000 16 10000 24 11000 32 100000
64 1000000
Melihat contoh penulisan bilangan biner diatas, pada bilangan 32 terdapat satu angka 1 dan lima angka 0. pada bilangan 64 terdapat satu angka 1 dan enam angka 0.

Bilangan puluhan bilangan biner
Jumlah 1 jumlah 0
32 1 5
64 1 6
128 1 7
256 1 8
512 1 9

Pada flash disk kita mengenal kapasitas 128 MB, 256 MB, 512 MB dan seterusnya. Bagaimana hubungan flash disk dengan shodaqoh ?

Bila diperhatikan pada bilangan puluhan (32, 64, 128 dst), tiap kelipatan dua, akan menghasilkan bilangan biner yang diawali dengan angka 1 jumlahnya tetap satu, angka 0 bertambah satu dst.

Bila dihubungkan dengan lambang dari surat al Ikhlas, Esa = 1 dan Ikhlas = 0, maka dapat ditarik kesimpulan bagi orang yang beriman yang beramal/shodaqoh secara ikhlas dan ikhlasnya bertambah lagi, akan mendapatkan balasan yang berlipat. Dan setiap ikhlas bertambahkan lagi maka balasan akan berlipat lagi, begitu seterusnya. Balasan dari shodaqoh ini berupa kapasitas bukan masalah isi. Besar isi tergantung dari ikhtiar diri kita sendiri.


READ MORE - FLASH DISK BENTUK BENDA DARI KEBENARAN DALIL SHODAQOH

22 December 2008

DATANG SILIH BERGANTI

Akhir tahun 2008 tinggal beberapa hari lagi. Banyak yang akan dilakukan, ada yang melakukan refleksi perjalanan selama setahun dan ada siap-siap yang membuat pesta menyambut tahun baru. Bulan desember mengingatkan akan adanya pergantian tahun.

Dalam kehidupan sehari-hari peristiwa-peristiwa akan datang silih berganti, ada cerita yang menggembirakan maupun menyedihkan. Peristiwa kehidupan terus berjalan, ada perubahan jangka pendek, perubahan jangka panjang yang tidak kita sadari. Kadang perubahan itu seakan datang tiba-tiba dan mengejutkan padahal perubahan itu melalui proses yang panjang dan wajar terjadi. Kita merasakan kegembiraan dan kesedihan dalam hubungan dengan sesama karena ada kedekatan emosional.

Manusia yang aktif sehari-hari mengalami rutinitas keluar rumah pada pagi hari untuk sekolah, berdagang atau bekerja. Setelah waktunya selesai kita selalu menginginkan segera pulang ke rumah untuk bertemu keluarga. Sesampai di rumah rasanya plong hilang semua beban rutinitas berganti dengan gairah baru untuk bertemu dengan orang-orang tercinta. Tidak ada manusia yang tidak ingin pulang dan terus berada di sekolah atau tempat kerja meskipun berapa diperantauan jauh dari tempat asal, kalau memang ini ada berarti sesuatu yang tidak wajar. Untuk siswa atau mahasiswa seletah melewati periode tertentu dia pasti mendabakan lulus untuk melanjutkan pendidikan atau menjalani cerita kehidupan selanjutnya yaitu segera mencari bekerja. Memasuki dunia kerja inginnya kita mendapat kerja yang enak, sesuai keinginan dan bergaji besar. Bagi yang sudah punya jabatan mapan selalu was-was kehilangan jabatan ingin selalu berusaha mempertahankan jabatan, menumpuk kekayaan kawatir kalau-kalau nanti anak, cucu, cicitnya tidak punya apa-apa kalau perlu sudah dipersiapkan tempat tinggal lebih-lebih sebuah usaha yang sudah berjalan walau anaknya masih kecil, akhinya lupa bahwa sesuatu dimulai dari ada, kecil, besar dan tidak ada. Hari ini, masa lampau adalah sebuah pelajaran untuk kehidupan masa depan tapi cerita perjalanan manusia akan terus berulang. Semua manusia dalam hati kecilnya ingin selalu berbuat yang terbaik, karena keadaan, lingkungan dan hal-hal diluar kendalinya, manusia berbuat mengingkari hati kecilnya, karena seorang maling, perampok, koruptor pasti selalu berdo’a agar anak-anaknya menjadi anak yang soleh maupun solekhah.

Semoga tahun depan lebih baik dari tahun kemarin, dan kehidupan harus terus berlangsung, di dunia tiada yang tetap selain perubahan yang tetap terjadi. Selamat datang putriku NAURA FAIRUZIL QOLBI yang lahir pada tanggal 2 Desember 2008 dan selamat tinggal nenekku yang menghadap sang khalik pada tanggal 12 Desember 2008 yang sudah sempat menimang cicitnya.

READ MORE - DATANG SILIH BERGANTI

19 November 2008

Hari Sabtu ada Rombongan Tamu

Pada hari sabtu tanggal 15 November 2008 taman bacaan ibuku kehadiran tiga tamu pertama dari taba aina kajar Kudus, terdiri dari sang Ketua didampingi 4 punggawa. Ini merupakan kunjungan balasan setelah pengurus taman bacaan ibuku berkunjung ke taba aina. Para pengurus taba aina sangat kompak dan semangat, Ini modal yang amat sangat berharga untuk perkembangan taba iana. Semoga semangat ini tetap membara, semangat yang tulus, semangat yang penuh kesadaran, semangat yang dapat menyebar, menggugah yang baru bermimpi, menguatkan yang masih ragu, menjadi inspirasi bagi siapa saja yang haus membaca. Yang menjadikan taba aina tetap berdiri walau pengurus harus berganti.

Tamu kedua dari tim IT hardware dari wonosobo (pak Agus dan konco2), tim ini yang akan membantu taman bacaan ibuku dalam pembangunan fasilitas internet + hotspot. Tamu ketiga dari tim IT software dari Jogjakarta (M. Mabrur & konco2) yang berjanji ingin membantu software education tutorial program aplikasi.

Terima kasih untuk semua yang telah rela berkunjung ke taman bacaan ibuku, SEMOGA KITA TETAP SEMANGAT & TERJALIN SILATURAHIM YANG TULUS.



READ MORE - Hari Sabtu ada Rombongan Tamu

11 November 2008

CINTA HARUSLAH MEMILIKI

CINTA_KU CINTA_MU CINTA_NYA

Cintaku mungkin berbeda dengan kisah cintamu wahai kawanku, kan kuceritakan apa yang kuketahui tentang apa itu CINTA......

  1. Jika dia tidak merespon/membalas 75% dari semua smsmu

Berarti dianya tidak cintaimu/malah membencimu

  1. Jika seseorang lain jenis selalu sms kamu/selalu tanya2 kbrmu

Kemungkinan besar dianya menyukaimu/malah mencintaimu

  1. Setiap pembicaraanmu hanya di balas sepatah dua patah kata oleh si dia

Berarti dianya tidak cintaimu/malah membencimu

  1. Setiap bertatap mata dg kamu dia selau tersipu/memalingkan sedikit pandangan/selalu mencuri2 pandang

Berarti dianya ada hati dengan kamu



TUNGGU KELANJUTANNya..........

READ MORE - CINTA HARUSLAH MEMILIKI

31 October 2008

SADAR HIDUP

Apabila kita disuruh memilih bagaimana kita menjalani hidup ? pastilah kita menjawab ingin hidup seperti di TV, rumah mewah dengan segala macam fasilitas, makan segala ada, mobil tersedia, pingin pergi kemana bisa dan banyak lagi, tapi tidak tahu pekerjaannya apa karena yang tampil di TV hanya enaknya saja.

Keinginan hidup mewah sah-sah saja, tapi kalau dicermati secara seksama, banyak keruwetan-keruwetan yang muncul. seperti biaya yang dikeluarkan untuk perawatan, penjagaan dan operasional. Ditambah lagi beban kekawatiran akan kehilangan kekayaan/barang-barang. Kalau menuruti keinginan hidup mewah, hal ini tidak akan pernah selesai, karena sesuatu yang baru, yang lebih baik, yang lebih canggih akan terus bermunculan. Mungkin perlu berhenti sejenak untuk mengetahui kapan waktu selesainya untuk memenuhi segala keinginan itu. Bagi yang terbiasa dengan hidup mewah apakah sudah siap dengan kehilangan. Kehilangan sesuatu yang berharga, yang disayangi atau yang dibanggakan.

Kesadaran diperlukan bagi yang hidup mewah, yang hidup pas-pasan (pas ada kebutuhan pas ada rejeki), atau bagi yang hidup dalam kekurangan (untuk kebutuhan makan aja harus mikir tujuh kali), apakah kita sadar dengan dengan gaya hidup kita, dengan segala resiko secara pribadi, dampak kepada lingkungan dan masyarakat sekitar.
Bagi yang ingin hidup mewah atau sudah hidup mewah apakah benar-benar sudah sadar dengan hidupnya, atau malah hanya menuruti :
- nafsu keserakahan. Keserakahan ingin memiliki segala sesuatu padahal sesuatu itu belum tentu dibutuhkan.
- Kepuasan materi. Kepuasan yang tidak tahu ujung pangkalnya (kapan kepuasan harus berhenti) seperti terus mengisi gentong yang bocor, terus diisi tapi tidak akan penuh.
- Ingin tampil wah. Ini menandakan kita tidak punya rasa percaya diri, selalu ada rasa yang kurang pada diri kita.

Bagaiman dengan persoalan hidup sehari-hari sekarang ini, masihkah keinginan hidup mewah tetap menjadi obsesi atau berdamai dengan kenyataan bahwa hidup ini semakin sulit. Selamat bagi yang bisa hidup mewah, tapi coba direnungkan kembali kepada kebutuhan dasar manusia, apakah hidup kita terlalu banyak yang sia-sia. Bagi yang hidup seadanya marilah kita bersyukur dan tetapi berusaha meningkatkan kualitas hidup. Bagaimana kita dapat menyadari hidup, mengelola kehidupan, dapat menjalani hidup secara efisien tanpa dibebani keinginan yang neko-neko, mengetahui keadaan sekitar dengan tetangga, tidak terasingkan dilingkungan sendiri.

Hidup ini sangat singkat harus ditempuh dengan bijak dan penuh kesadaran, esensi hidup adalah dapat berguna dan memberi kebahagian bagi orang lain serta bermanfaat bagi lingkungan. Keberhasilan hidup orang tidak diukur berapa kekayaan, gelar yang telah dikumpulkan, tapi bagaimana ia dapat menjadikan orang lain berdaya guna, orang lain mandiri, orang lain sukses.

READ MORE - SADAR HIDUP

  © Blogger template 'External' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP